Dampak positif dan negatif Minum Kopi, Teh, dan Susu.
1. KOPI.
Kopi ternyata mempunyai beberapa manfaat jika dikonsumsi sewajarnya. Jika
tidak berlebihan, kopi bisa menurunkan resiko penyakit kanker, diabetes,
jantung, dan juga menghindarkan dari ancaman penyakit parkinson dan sirosis.
Namun konsumsi kopi yang berlebihan, lebih dari 4 gelas per hari, bisa
meningkatkan resiko terkena stroke. Konsumsi kopi yang tinggi juga bisa
menyebabkan kerusakan pada dinding pembuluh darah. Kandungan kafein yang tinggi
pada kopi bisa menyebabkan insomnia, mudah gugup, sakit kepala, merasa tegang,
dan cepat marah. Pada wanita hamil, konsumsi kopi yang berlebihan bisa
menyebabkan denyut jantung sehingga bisa mengganggu janin. Kafein dalam jumlah
yang tinggi juga bisa menyerang plasenta dan masuk ke dalam sirkulasi janin.
2. TEH.
Masyarakat awam biasanya menganggap teh lebih “ringan”
daripada kopi, meskipun sebenarnya kopi dan teh sama-sama mengandung kafein.
Karena kandungan kafeinnya itu, ibu hamil pun sebenarnya disarankan untuk
mengurangi konsumsi teh, apalagi teh hijau yang mempunyai kandungan kafein yang
tinggi. Ibu menyusui juga disarankan untuk mengurangi konsumsi teh karena
kafein bisa menyebabkan anemia dan gejala sukar tidur pada bayi yang
disusuinya.
Meskipun begitu, ternyata minum teh juga bisa memberikan manfaat asalkan
dosisnya diatur dengan baik. Dalam minuman teh terdapat kandungan antioksidan
yang dipercaya bisa melindungi diri dari efek polusi udara dan penuaan dini.
Seperti halnya kopi, minuman teh juga dipercaya bisa mengurangi resiko penyakit
jantung dan stroke. Teh merupakan minuman bebas kalori yang dipercaya
bisa membuat peredaran darah lancar dan bersih. Minum teh dengan kadar yang
normal juga bisa memperkuat tulang, memutihkan gigi, dan mencegah infeksi.
3. SUSU.
Saat ini susu juga mempunyai beberapa
variasi bentuk, antara lain susu cair, susu segar,susu bubuk, dan susu kental
manis. Bagi bayi atau anak-anak, konsumsi susu sangat bermanfaat untuk
pertumbuhan bayi atau anak-anak. Konsumsi susu sejak kecil juga terbukti
mengurangi penyakit-penyakit pada usia 40-an, salah satunya adalah penyakit
kanker payudara. Konsumsi susu juga bisa menurunkan resiko beberapa penyakit
degeneratif, mulai penyakit hipertensi sampai penyakit kanker. Bagi orang
dewasa kini tersedia susu-susu khusus, seperti L-Men dan Anlene.
Sama seperti kopi dan teh, ternyata
susu juga memiliki efek negatif pada keadaan tertentu. Karena kebanyakan susu
mengandung kadar kolesterol, konsumsi susu yang tinggi bisa menyebabkan kadar
kolesterol meningkat dan memicu penyakit jantung. Untuk itu konsumsi tidak
harus dilakukan setiap hari dan perlu memperhatikan komposisi kolesterol pada
susu yang dikonsumsi. Meningkatnya konsumsi susu juga berbanding lurus dengan
peningkatan kematian karena penyakit jantung pada beberapa negara. Karena itu
minum susu pun tidak boleh berlebihan.
Sama seperti
obat yang mempunyai dosis, minum kopi, teh, dan susu pun perlu diatur dosisnya.
Jika tidak diatur, konsumsi kopi, teh, dan susu juga bisa menyebabkan
overdosis.
TERIMAKASIH...:D
Kebanyakan hiasan anyway thx buat infonya
BalasHapushehe okk;;)
HapusMakasih atas info ny ka risa ...
BalasHapusOk;;)
Hapus